Aku mahasiswa semester 3 di sebuah prodi favorit S2. Aku kuliah di UGM. UKT-nya disini kurang lebih 20 juta tergantung kelas yang kalian ambil, mau reguler, inter, atau senior. Jadi ya mahasiswanya dari golongan orang-orang mampu. Berbeda denganku. Aku hanyalah pebisnis ecek-ecek yang mendapat beasiswa bergengsi disini. Uang saku dari beasiswa jauh lebih dari cukup buatku. Entah sejak kapan aku resmi menjadi pengidap bipolar. Namun sejak remaja aku sudah merasakan gejala-gejala bipolar. Salah satunya adalah semangat hidup yang sering hilang, suicidal thought yang intens. Aku sering banget tidak punya semangat bangun tidur, menjalani perkuliahan dengan tugas-tugas dan ujian-ujiannya. Hidupku rasanya hanya menyeret diri untuk menjalani perkuliahan. Tapi aku senang menjadi penerima beasiswa S2 bergengsi. Hidupku tercukupi. Apalagi kuliah? Itu sangat enak dibanding bekerja. Kalau gak dapat beasiswa ga tau hidupku sekarang kayak gimana. Soalnya aku bisnis kost juga dimodali ibu dan mba...